FInally

.........................................................

hmm…
Dengan sekuat tenaga diriku mempertahankannya…
berbagai daya dan usaha agar dirimu betah…
setia menemani hingga akhir nanti…

walaupun cobaan, cercaan, hinaan ditujukan kepada mu…
tapi kita tetap saling menjaga dan melengkapi…

hingga akhirnya dengan segenap kerendahan hati…
ku coba mempertimbangkan untuk melepaskanmu…
membiarkanmu terlepas bebas…
dan akhirnya.. mak.. aku potong rambut

suwer.. butuh semaleman lebih untuk memikirkan antara potong rambut atau tidak,.. disatu sisi ada yang pro di satu sisi ada yang kontra. Tapi sudahlah toh niatan ini demi masa depan saia. Saia harus memilih antara saia harus dengan rambut panjang tapi saia masih tetap seperti ini, ataukah saia harus merelakan rambut saia yang lembut ini demi perubahan hidup saia.

Finally , keputusan sudah bulat dan saia harus menyudahinya. Dan akhirnya memotongkan rambut ini di salon terkenal yang “itu”.

gak papa lah, toh saia malah enjoy aja, gak perlu lagi harus clingak clinguk ketika ada panggilan ke ruang rektorat (takut kena sweeping), gak ada hujatan lagi kalo trend yang saia pake nanti takut ditiru mahasiswa laen, gak ada sindiran lagi dari dosen-dosen yang masih menganut paham militerisme (kata pak gempur), gak ada omelan dari para kaum hawa yang membenci rambut panjang, gak ada lagi seruan untuk potong rambut oleh embah saia dan pokoknya enjoy dech!. tapi pasti aku akan merindukan itu semua.


kejadian pas potong rambut

saia ditanyai macem-macem alasan kenapa kok potong rambut, padahal kan eman (*rada bingug sih, toh ini rambut-rambut saia sendiri, mau saia apakan kan terserah saia). langsung ae spontan saia jawab “mau kuliah”, hmm terus dia membenarkan “mm.. mau ikut SPMB yaw”. iyaw (jawabku). DIengg… SPMB katanya.. emang masih pantes yaw!!

kejadian seru setelah saia potong rambut..
dosen yang biasanya bungkam ketemu saia, gara-gara saia gak pernah matuhi perintahnya untuk potong rambut, akhirna membantu saia demi untuk mencarikan rekomendasi ke pak bos besar.

mbak-mbak petugas cetak poto aja manggil saia koko, “siang ko, ada yg bisa saia bantu”. tapi gara2 saia ngomong dengan bahasa aseli saia, akirnya dia manggil mas! xixi dasar aneh…

MAAP SEMENTARA SKRINSUT GAK ADA (bukan hoax kok) SILAHKAN KONFIRMASI AJA KE sini, sini, sini dan sini,..

~ End Article and Begin Conversation ~

~ Now It's Your Turn ~

Feel free to use <strong>, <em>, and <a href="">

[]

Search this Site


[]