Minyak masih langka

.........................................................

DI kampung daerah kost-kostan depan kampus saia, masih terjadi kelangkaan minyak tanah, terbukti dengan banyaknya antrian jurigen, kurang lebih 100 meteran, di sepanjang jalan. Antrian ini tidak terjadi sekali dua kali, saia aja yang nggak tinggal di daerah kost-kostan tersebut udah hampir 5 kalian mengetahui antrian semacam itu. Mungkinkah ini salah satu strategi pemerintah agar masyarakat dapat menghemat energi dengan cara mengurangi penggunaan minyak tanah dan mengganti dengan gas elpiji.

Seperti yang terjadi di kampung tempat saia dilahirkan, emak saia kebagian satu set kompor elpiji beserta tabung gas yang kecil secara gratis, semua penduduk di kampung saia juga mendapatkan bagian itu. Diharapkan dengan adanya pembagian secara gratis itu, penduduk dikampung saia, beralih ke kompor gas elpiji itu. Tetapi apa yang terjadi, emak saia saja belum menggunakannya,dan masih setia menggunakan kompor dengan menggunakan tenaga kayu bakar (pawon, jare wong jowo). Dan alasan lainnya kenapa gak menggunakan kompor gratisan itu adalah takut menggunakannya. LA saia sendiri juga takut mencobanya, soalnya tutup tabung yang satu paket itu agak kurang meyakinkan (rawan bocor). Daripada menimbulkan ledakan dan korban, mending disimpen dulu kata emak. Nanti saja kalo ada rezeki lagi baru dibeliin tutup tabung beserta selang gas nya. Sabar ya mak!!

~ End Article and Begin Conversation ~

~ Now It's Your Turn ~

Feel free to use <strong>, <em>, and <a href="">

[]

Search this Site


[]