panderman [lanjutan]

.........................................................

prasasti

emm.. sebelum lanjot cerita yang kemaren, saia masih bimbang panderman ini disebut gunung apa bukit ya, di lihat dari ketinggian ya gak tinggi-tinggi amat, sekitar 2000 dpl. dilihat dari medan area tergolong agak expert, harus menempuh tanjakan sekitar 75 sampe 80 derajat, samping jurang, jalanan berdebu. cuaca dwingin de el el, pokoke memenuhi lah sidebut gunung (emange apa sih definisi sebenarnya antara gunung dan bukit, ada yang mau ngasih solusi)

oke.. lanjoot..

perjalanan dari jalan tempat kami turun dimulai sekitar pukul 19.00 wib (pokoke pas adzan isyak), dan harus melewati pos pendaptaran, pipa bocor/pet bocor tempat kita ambil stok air (karena setelah itu udah gak ada sumber air lagi kecuali air kencing), setelah itu kita melewati lapangan ombo/gede yang juga bisa dibuat camp. waktu itu udah banyak banget yang nge camp disana. Perjalanan dilanjot melewat watu gede (disebut watu gede karena buanyak banget batu-batu besar disana). dan akhirnya sampailah pada puncak panderman yg ituh sekitar jam 12 malem pas (gak terasa perjalanan hampir 5 jam an)!! langsung cari tempat untuk mendirikan tenda, lalu masak n ngopi-ngopi trus sebagian ada yang tidur (termasuk saia) sebagian ada yang jaga camp.

akhirnya yang ditunggu-tunggu telah tiba yaitu sunrise yang indah banget. apalagi dinikmati bareng sang pujaan hati (*haiah) sambil maem sarapan pagi (bubur kacang ijo + agar-agar) hemmm… nyummyy… trus beres-beres tenda plus packing lagi. Siap untuk turun dan menikmati padetnya kota lagi.

hemmm...

hemm…  Panderman, Arjuno, Argopuro, Lawu,.. de el el.. tunggu kami ya…

emm… bromo yang paling penting (tunggu yawh)

skrinsut laine bisa dilihat disini dan oleh-olehnya disini

~ End Article and Begin Conversation ~

~ Now It's Your Turn ~

Feel free to use <strong>, <em>, and <a href="">

[]

Search this Site


[]