ponorogo kota reog

.........................................................

Tepat minggu kemaren saia bersama teman-teman maen ke daerah asal bloger ini, bukan di karenakan ada tunangannya dia dengan dia(salah satu blogerwati aseli surabaya *suit-suit… gosip baru). Tetapi menghadiri pernikahan salah satu teman saia yang ini,  yang menurut penerawangan saia mereka jatuh cinta lantaran setelah kurang lebih 3 bulan hijrah (*haiah) ke negeri paman sam (baca US). Soalnya setelah saia amatai poto-poto mereka pas disana mesti keliatan jejer berdua, bener juga pepatah lama “witing tresno jalaran saking ngglibet”. dan akhirnya Setelah mereka balik ke Indonesia nggak sampek setahun mereka berani menjalin ikatan rumah tangga (la kamu kapan cluk, tenang sodara masih lama *lirik-lirik orang ini).

Perjalanan kami ke kota reog tersebut cukup melelahkan, kami berangkat berdelapan dengan membawa 4 motor, mengarungi kota demi kota secara bersama-sama, ada kalanya sempet ilang-ilangan karena terbawa napsu pembalap a.k.a Rossi, tetapi masih tetap saling kontak, dan akhirnya nyampe TKP dengan selamat dan keep kompak. Setelah nyampek lokasi kami semua langsung menuju TKP selanjutnya (istirahat malam). Soalnya acaranya masih besoknya siang. Dan di pagi harinya sambil menunggu berlangsungnya acara, kami berinisiatip untuk jalan-jalan keliling kota Ponorogo, tetapi ditengah perjalanan ada sebuah plang jalan yg bertuliskan “danau Ngebel 17 km”, setelah saling pandang memandang yang intinya sepakat untuk melihat kehebatan danau tersebut akhirnya menuju lah danau itu. Kurang lebih 30 menit dengan medan yg naik turun dan tikung menikung nyampailah didanau tersebut. “Asyem!! akeh wong pacaran (*iri mode on) kesan pertama yang didapat. wekekeke… Gak di Surabaya di Ponorogo podo wae tibak e. Di danau tersebut tidak bisa berlama-lama soalnya kita harus mengejar waktu (*haiah lapo waktu dikejar-kejar) agar gak ketinggalan acara resepsi pernikahan teman kami (sesuai tujuan utama, menghadiri acara pernikahan bukan rekreasi ke danau). Iringan gending “kebo giro” udah dilantunkan itu tandanya acara sudah dimulai dan kami semua harus mengikuti acara Pernikahan tersebut. Misi udah selesai tinggal acara mkan-makan trus pulang (SMP banget sih *) wekekekeke……

“MET MENEMPUH HIDUP BARU SOBAT, SEMOGA BAHAGIA KEKAL ABADI SELAMANYA”

 

*SMP : sudah makan pulang 

~ End Article and Begin Conversation ~

~ Now It's Your Turn ~

Feel free to use <strong>, <em>, and <a href="">

[]

Search this Site


[]