Ranu Kumbolo 2016

Oct 16 2016

latest post :D, harusnya ini posting bulan bulan kemarin, tapi karena masih banyak yang harus di selesaikan akhir2 ini (*biasya sok2 an sibuk) akhirnya barulah saya post sekarang. Disclaimer : postingan kali ini banyak foto-fotonya.

Awal september kemarin, saya dan teman-teman dari Sekolah Robot Indonesia merencanakan sebuah perjalanan besar (*lebay). Merencanakan untuk ke ranu kumbolo, yup ngapain ke ranu kumbolo, apa gak sekalian summit ke Mahameru. yap dari perjalanan ini memang di niati sampe Ranu kumbolo, bukan karena gak kuat atau apa, ya memang tujuan awalnya kita untuk seneng2 ke ranu kumbolo setelah bulan sebelumnya ke Gili trawangan (*postingannya juga belum ada)

Sepakatlah kita berangkat pertengahan bulan setelah hari lebaran Idul Adha, yang awalnya kita berangkat ber ramai-ramai sekitar lebih dari 10 orang, akhirnya yang fix di tanggal itu hanya 7 orang.

Kamis malam tgl 15 September berangkat dari terminal bungurasih menuju ke tumpang dulu untuk nginep di rumah warga, dan paginya menuju ke Ranu Pani.

ups, sebelum berangkat, yang harus kita siapkan buat bekal lumayan banyak juga ternyata, kira-kira yang kita tulis buat bekal seperti pada list berikut ini

perjalanan dari ranu pane kita sewa jeep.

Dirumah warga yang waktu itu tempat kita nginap, kita sudah persiapan isi form untuk nanti digunakan waktu registrasi di Ranupani, ada 2 form yang harus diisi dan form satunya harus menggunakan materai 6000.

gak terasa perjalanan hampir 2 jam dari tumpang sampai Ranupani, naik turun berkelok2 jalannya, tapi sepanjang perjalanan, kerenn  banget pemandangannya

spot andalan, pasti jeep berhenti disini

pos terakhir jeep antar jemput

Setelah samapai di pemberhentian, jalanlah kita menuju ke pos briefing sekaligus pendaftaran. Semua peserta  yang mau mendaki wajib untuk briefing, dan tidak bisa diwakilkan karena “Nyawa tidak bisa di wakilkan” seperti slogan yang ada di depan pintu briefing.

jalan menuju tempat briefing (jalur bawah)

proses briefing

Pada proses briefing ini kita tahu akan semuanya yang ada di sepanjang jalan menuju puncak, mulai dari faktor keamanan, keselamatan. Termasuk dapat beberapa cerita tentang keberadaan gunung semeru ini.

Oh ya biasanya tim briefing memeriksa semua bekal bawaan yang wajib kita bawa, tapi pada kali ini kita tidak di cek, karena mereka sudah percaya dengan bawaan bekal yang akan kita bawa. Di atas gunung boleh kita foto-foto dengan membawa tulisan-tulisan tapi untuk menulisnya wajib di tempat ini, spidolnya juga harus ditinggal, hanya kertasnya saja yang boleh dibawah ke atas. Selain itu semua jenis alat musik (gitar, kentrung, harmonika, drum, keyboard dll) tidak boleh dibawa ke atas, harus dititipkan di tempat ini dan di kasih nama, biar enak nanti kalau ambilnya. Setelah selesai semua, form yang sudah diisi sebelumya di stempel sama petugas briefing (*tanda kalau kita sudah briefing). Baru setelah itu ke pos registrasi.

pos registrasi

Tarif masuk Semeru dan bromo

Setelah proses administrasi selesai, dan salah satu ktp di tinggal di pos ini, lanjutlah perjalan kita. BTW berhubung ini hari jumat, maka disepakati start setelah sholat jumat baru lanjut perjalanan, Turun lagi ke tempat jeep berhenti di dekat situ ada masjid buat tempat sholat jumat. Dan setelah itu perjalanan di mulai.

foto dulu didepan pos registrasi

gapura selamat datang

Setelah masuk gapura, jalan terus ketemu ladang petani. terus ada persimpangan satu ke atas dan satu lurus. nah disini biasanya yang baru2 mau ke semeru kebanyakan lurus. kalau kebetulan ada petani, pasti di kasih tau, tapi kalau gak ada dan kita jalan bablas lurus. pasti tambah jauh dan ujung2nya harus balik lagi. Yang bener di persimpangan ini kita naik ke atas. (*lupa gak kefoto)

Setelah naik, tinggal ngikuti aja jalan setapak yang pavingan sampai landengan dowo. Kalau di itung itung dari ranu pani ke landengan dowo kemarin sekitar sejam perjalanan. Sebelum landengan Dowo ada 1 pos yang kita lewati (*foto masi dicari)

Landengan Dowo

Dari landengan Dowo,  perjalanan akan dilanjut ke pos 2 dengan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

pos 2 ada yang jualan gorengan + semangka segerrrr

lanjut lagi perjalanan menuju pos 3, lumayan agak jauh ke pos 3 nya. Dan melewati Watu Rejeng.

Watu Rejeng

Sebelum watu rejeng, kita berhenti dulu di batu-batu besar sambil nyalain kompor buat masak kopi + makan roti. Sebelum mencapai pos 3 juga melewati jembatan.

sekedar melepas lelah di batu-batuan

setelah pos 3 (*foto sedang dicari) merupakan jalur yang paling menanjak sepanjang perjalanan mulai dari gerbang masuk sampai ke pos 3. Waktu itu kita gak banyak foto-foto karena nampak sudah sore dan kejar waktu biar gak kemalemen nyampe Ranu Kumbolo.

Sebelum nyampe pos 4, kita sengaja turun mencari tempat untuk ngecamp di sebelah sisi baratnya danau Ranu Kumbolo dan gak bercampur ke banyak camp yang di sebelah timurnya danau, karena kita merencanakan untuk hari keduanya pindah ke banyak camp.

sekitar maghrib, kita sudah sampai dan sudah mulai mendirikan tenda, tata tata dan masak. Setelah selesai semua, barulah hujan gerimis turun.

 

Masak buat sarapan

Sarapan pagi

Dihari kedua kita pindah ke camp sebelah yang dibawahnya tanjakan cinta

Setelahnya kita turun dan Alhamdulillah sampai rumah dengan selamat.

One response so far

  1. Hallo admin,
    saya Rain perwakilan Digital Agency.Saya merasa tertarik dengan postingan anda. Jadi, saya tertarik untuk memasang sponsored post di blog anda (khuclukz.com) Jika anda tertarik maka mohon hubungi saya di rainnisa1993@gmail.com, atau boleh saya tau alamat email mas/ mba ?

    much thanks 🙂
    rain

Leave a Reply